Selasa, 24 Februari 2015

Berhenti arti

Waktu berhenti sebentar detik
kutemukan banyak rupa dalam pandang jauh

Kenapa manusia beragam?
bukan lebih baik sama agar semua biar tidak kacau atau menjadi kacau seperti adukan semen itupun hasilnya abu-abu
warna yang tidak punya arti dan tujuan

Kenapa mereka harus memnbedakan diri?
Yaaa... Membedakan diri
Beda dari luar dan beda dari diri
apa untung mereka dan apa rugi aku
atau apa diuntungnya pada ku dan apa rugi di mereka bila itu tak beda
lebih baik aku beda atau aku tetap sama beda
Tak peduli itu semua yang beda atau membedakan diri
dimataku aku hanya melihat kulit ari wajah kalian bukan rupa kalian yang penuh bahan ciptaan kalian sendiri

Sudah ku cukupkan saja waktu yang berhenti ini agar semua tak tergambar semu
Diujung hanya ada satu titik
Titik telanjang yang hanya bisa kau datangi dengan keadaan telanjang seperti saat kalian lahir

Jangan urusi pakaian ku dan kotoran diatas tubuh ku
Liatlah noda kalian sendiri dalam larutan air sisa basuhan pakaian dan tubuh kalian
yang sangat ku yakin belum sempat kau liat larutan itu tapi sudah kau berhalakan pakaian dan tubuh mu itu





Aris Rock
Semarang, 24/02/2015

Bukan

Seperti mengejar pelangi yang indah tapi tak pernah tau ujungnya dimana
Hanya bualan dahulu yang mendogma kita itu ada
Atau kita pelangi itu sendiri?
yang indah dan dipuja tapi tak pernah berujung dan cepat memudar?

Ku masuk pintu ini seperti ada tatanan yang salah ditiap sudut
Kursi mengintai penuh tanda tanya dalam diamnya
Meja mulai menatap tajam setajam siku-sikunya
Penghias-penghiasnya pun seakan berbaris tegap siap menyerang
Kenapa aku seperti tak selaras dengan mereka?
Atau bahkan disini memang bukan tempat ku?

Aku mulai diam dan tertunduk dengan sesekali memandangi kaca

Tak ku sesali ini terjadi
Karena ini jalan Mu dan akan ku selesaikan
Sekuat kaki berdiri dan berlari
Sekokoh badan ini berbuat
Dan setangguh tangan ini berkarya
Semua pasti akan ku hancurkan dan ku bangun lagi kemudian aku bawa terbang cerita dan jalan ini

Aku bukan pelangi dan aku bukan musuh
Cukup dimengerti bila akhirnya hanya terjawab dalam lamunan dan kenangan

Semua akan terhenyak pada waktunya
Bukan dan bukan saat ini
Dan bukan seperti terperangga kalian pada waktu itu dan hari-hari lalu
Bukan aku tapi tapak kaki dan goresan tangan ku



24/02/2015

Senin, 23 Februari 2015

Tentang cinta "jilid I"


Jilid I
Sangatlah menyakitkan mencintai seseorang, tetapi tidak dicintai olehnya. Tetapi lebih sakit bila mencintai dan tidak pernah menemukan keberanian untuk memberitahu mereka apa yang kamu rasakan.
Hanya perlu satu menit untuk menghancurkan seseorang, satu jam untuk menyukai seseorang, satu hari untuk Mencintai seseorang tetapi membutuhkan seumur hidup untuk melupakan seseorang.
Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu dengan orang yang tidak tepat sebelum kita bertemu dengan yang tepat. Jadi ketika kita akhirnya bertemu dengan orang yang tepat, kita akan tahu betapa berharganya anugerah tersebut.
Cinta adalah ketika kamu membawa perasaan, kesabaran dan romantis dalam suatu hubungan dan menemukan bahwa kamu peduli dengan dia.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu, dan kemudian menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi. ketika pintu kebahagiaan tertutup, yang lain terbuka. Tetapi kadang-kadang kita menatap terlalu lama pada pintu yang telah tertutup itu sehingga kita tidak melihat pintu laen yg telah tebuka untuk kita.