Selasa, 24 Februari 2015

Bukan

Seperti mengejar pelangi yang indah tapi tak pernah tau ujungnya dimana
Hanya bualan dahulu yang mendogma kita itu ada
Atau kita pelangi itu sendiri?
yang indah dan dipuja tapi tak pernah berujung dan cepat memudar?

Ku masuk pintu ini seperti ada tatanan yang salah ditiap sudut
Kursi mengintai penuh tanda tanya dalam diamnya
Meja mulai menatap tajam setajam siku-sikunya
Penghias-penghiasnya pun seakan berbaris tegap siap menyerang
Kenapa aku seperti tak selaras dengan mereka?
Atau bahkan disini memang bukan tempat ku?

Aku mulai diam dan tertunduk dengan sesekali memandangi kaca

Tak ku sesali ini terjadi
Karena ini jalan Mu dan akan ku selesaikan
Sekuat kaki berdiri dan berlari
Sekokoh badan ini berbuat
Dan setangguh tangan ini berkarya
Semua pasti akan ku hancurkan dan ku bangun lagi kemudian aku bawa terbang cerita dan jalan ini

Aku bukan pelangi dan aku bukan musuh
Cukup dimengerti bila akhirnya hanya terjawab dalam lamunan dan kenangan

Semua akan terhenyak pada waktunya
Bukan dan bukan saat ini
Dan bukan seperti terperangga kalian pada waktu itu dan hari-hari lalu
Bukan aku tapi tapak kaki dan goresan tangan ku



24/02/2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar